Tampilkan postingan dengan label Virtual Box. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virtual Box. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Desember 2008

Setup VirtualBox pada openSUSE - Bagian 2

Kalau sebelumnya kita sudah bicara soal cara instalasi VirtualBox pada openSUSE, sekarang adalah waktunya menggunakan VirtualBox untuk melakukan instalasi sistem operasi. Banyak tutorial yang berhenti pada tata cara instalasi saja dan ini membingungkan bagi rekan-rekan yang baru pertama kali bersentuhan dengan VirtualBox. Anyway, sebenarnya saya juga baru nyoba 2 kali seh, itupun juga disekolah. tapi saya dah coba cari info kesana dan kesini kok.silahkan dicoba ya...

Setelah instalasi selesai, kita akan berhadapan dengan tampilan utama VirtualBox. Dalam contoh artikel ini saya menggunakan VirtualBox 2.0.6 pada openSUSE 11.1 RC1 untuk melakukan instalasi openSUSE 11.1 RC1.

BTW, bisa tidak jika menggunakan sistem operasi lain, misalnya Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex atau Fedora 10 Cambridge atau PCLinuxOS atau Redhat atau Slackware atau bahkan Microsoft Windows ? Tentu saja bisa dan boleh-boleh saja. Itulah salah satu keuntungan virtualisasi semacam VirtualBox ini, kita bisa menggunakannya sebagai ajang simulasi, atau media untuk pelajaran mengenai partisi dan format tanpa harus takut data kita berantakan.

VirtualBox juga bisa menjadi media untuk ujicoba suatu sistem tanpa harus repot melakukan instalasi dan konfigurasi ulang pada komputer kita.Berikut adalah panduan instalasi sistem operasi pada VirtualBox :

1. Buka dulu donk Virtual Boxnya (ya sabar donk mas Erry).OoO gtu ya..

VirtualBox Menu



2. Pilih menu Create.dah blom?
VirtualBox Menu

3. Masukkan Nama Sistem Operasi
VirtualBox Menu

4. Spesisifikasikan Jumlah Memori
VirtualBox Menu

5. Pilih Virtual Disk yang akan Digunakan. Pilih Tombol New untuk Setting Pertama KaliVirtualBox Menu

6. Klik Tombol Next untuk Memulai Pembuatan Harddisk VirtualVirtualBox Menu

7. Tentukan Tipe Harddisk, Apakah Kapasitasnya Bersifat Dinamis ataukah Permanen. Jika Memilih Dinamis, Kapasitas akan Menyesuaikan dengan Ukuran Data yang DisimpanVirtualBox Menu

8. Berikan Nama Virtual Disk dan Kapasitasnya
VirtualBox Menu


9. Klik Finish
VirtualBox Menu

10. Sekarang Virtual Disk Sudah Ada. Klik Next
VirtualBox Menu

11. Klik Finish
VirtualBox Menu

12. Kita Sudah Memiliki Virtual Machine. Karena akan Melakukan Instalasi via CD ROM, Lakukan Proses Mount. Klik pada CD ROMVirtualBox Menu

13. Pilih Mount CD/DVD Drive. Karena Menggunakan File ISO sebagai Media Instalasi, Saya Memilih ISO Image File. Jika iInstalasi akan Dilakukan dari CD Fisik, Pilihlah Host CD/DVD Drive dan Langsung ke Langkah 15VirtualBox Menu

14. Jika Memilih ISO File, klik Tombol Lookup (Warna Kuning) dan Pilih Tombol Add pada Windows Mount
VirtualBox Menu

15. Pilih ISO File
  1. VirtualBox Menu

    VirtualBox Menu


16. Klik Tombol Start dan Mulai Proses InstalasiVirtualBox Menu

VirtualBox Menu

Bereskan...!! jadi anda (cie elah anda,sok keren lo mas..) abis apa donk..? (ya apakek yang enak dibaca).jadi kalian semua gak harus repot-repot menginstall apapun ke dalam harddisk kalian..kalian bisa menggunakan Virtual Box ini untuk melihat/mencoba-coba dulu tanpa harus menginstal langsung..(ini lagi bahasanya pake kalian). terserah deh mau ngomong pa. saya cuma bisa bilang "Terimakasih" dan sampai ketemu di Posting berikutnya....:-D :-P








Setup VirtualBox pada openSUSE - Bagian 1

Virtual Box adalah salah satu software Virtualisasi yang dapat digunakan untuk menjalankan sistem operasi lain. Misalnya saya melakukan instalasi VirtualBox pada openSUSE, saya bisa menggunakan VirtualBox pada openSUSE untuk menjalankan sistem Windows atau distro Linux lainnya. Fungsi ini sangat penting jika kita ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasi maupun melakukan testing suatu sistem tanpa harus kehilangan sistem yang ada. Saya bisa mencoba Windows atau Ubuntu atau Fedora atau Red Hat tanpa harus melakukan install ulang openSUSE yang saya gunakan. Aplikasi dengan fungsi sejenis lainnya adalah VMWare dan Microsoft Virtual Server.

Apa keuntungan VirtualBox dibandingkan dengan aplikasi sejenis. Yang utama adalah karena VirtualBox Free dan Open Source. VirtualBox tersedia dalam Berbagai edisi namun skema lisensi yang ditawarkan cukup ramah bagi pengguna, misalnya versi OSE (Open Source Edition) yang Free dan Open Source dan versi binary yang free untuk penggunaan personal.

Instalasi VirtualBox sangat mudah. Versi OSE bahkan sudah disediakan diberbagai distro. Pada artikel ini saya menggunakan VirtualBox Binary Edition dengan Installer yang cocok untuk berbagai distro (meski tersedia juga file rpm untuk openSUSE). Saya melakukan instalasi pada distro openSUSE 11.1 RC 1. Berikut adalah panduannya :




1. Download VirtualBox untuk Linux dari http://www.virtualbox.org/wiki/Downloads. Pilih VirtualBox 2.0.6 (atau versi terbaru) for Linux Host dan pilih All distributions. Akan didapatkan file dengan nama seperti : VirtualBox-2.0.6-39760-Linux_x86.run

2. Jika sudah pernah ada versi OSE, remove terlebih dahulu

3. Ubah file installer menjadi executable (chmod +x VirtualBox-2.0.6-39760-Linux_x86.run)

4. Install (./VirtualBox-2.0.6-39760-Linux_x86.run). (/VirtualBox-2.0.6-39760-Linux_x86.run)
Verifying archive integrity… All good.
Uncompressing VirtualBox for Linux installation……..
VirtualBox Version 2.0.6 (2008-11-21T20:30:27Z) installer
Installing VirtualBox to /opt/VirtualBox-2.0.6

Building the VirtualBox kernel module

VirtualBox has been installed successfully.

You will find useful information about using VirtualBox in the user manual

/opt/VirtualBox-2.0.6/UserManual.pdf
and in the user FAQ

http://www.virtualbox.org/wiki/User_FAQ

We hope that you enjoy using VirtualBox.


5. Buka Yast | Security and User | User Management. Pilih username, klik Edit, Pada tab detail pilih vboxusers (berikan tanda centang) atau gunakan perintah konsole (groupmod --add-user vavai vboxusers)

Catatan : Ganti nama vavai dengan nama user yang digunaka. Jangan lupa, lihat Group ID (GID) dari vboxuser tadi untuk digunakan pada langkah 6

6. Aktifkan dukungan USB.
Edit /etc/fstab, pada baris akhir tambahkan :
none /proc/bus/usb usbfs devgid=XXX, devmode=664 0 0
dimana XXX adalah GID tadi. Hal ini perlu untuk menjalankan VirtualBox itu sendiri, dan agar port USB dapat
diakses oleh Guest OS yang dipasang.

7. Klik Menu | System | VirtualBox atau gunakan menu search

8. Klik I Agree untuk menerima lisensi VirtualBox (Scroll Down kalau kondisinya masih disable)

9. Isi nama dan alamat email untuk registrasi penggunaan (kepentingan statistik)

10. VirtualBox akan menampilkan menu utama





 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls