Tampilkan postingan dengan label Kejahatan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kejahatan Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 September 2009

Video Keledai Jebloskan Blogger ke Penjara

Gara-gara sebuah video yang menampilkan seekor keledai, dua orang blogger di Azerbaijan dijebloskan ke balik jeruji besi. Bagaimana ceritanya?

Nasib naas yang dialami blogger bernama Adnan Hajizade, 26 dan Emin Milli, 29, ini bermula tatkala mereka memajang sebuah video satir di Youtube.

Video tersebut menampilkan seekor keledai sedang melakukan konferensi pers dan dikelilingi sejumlah jurnalis. Keledai yang selama ini lekat dengan citra binatang bodoh itu memuji-muji kehidupan di Azerbaijan dan perlakuan baik dari pemerintah.

Tak berselang lama setelah video ini dipublikasikan di Youtube, kedua blogger ini dicekal.

Menurut situs Amnesty International, pencekalan ini bermula saat kedua blogger tersebut tengah berdiskusi soal aktivitas online. Tiba-tiba mereka didatangi oleh orang-orang yang meminta mereka menghentikan pembicaraan tentang politik.

Kemudian terjadi adu fisik yang menyebabkan hidung Hajizade patah dan mencederai kaki Milli. Saat melaporkan kejadian ini ke polisi, keduanya justru ditangkap dengan tudingan melakukan keonaran dan mendapat ancaman hukuman penjara hingga lima tahun.

"Insiden ini kental dengan muatan politik. Klienku sama sekali tidak menyerang seseorang. Ini pemutarbalikan fakta," ujar Isakhan Ashurov pengacara kedua blogger tersebut.

Meskipun merupakan salah satu anggota Dewan HAM PBB, kehidupan demokrasi di Azerbaijan memang belum terlalu menggembirakan. Pelanggaran hak asasi dan pembungkaman terhadap kebebasan pers acapkali terjadi.

Bahkan dalam daftar Freedom in the World 2008-daftar yang mencoba mengukur kebebasan demokrasi dan kebebasan berpolitik- menempatkan Azerbaijan sebagai negara yang tidak merdeka.

Sumber : detikinet.com





Senin, 24 Agustus 2009

Hacker Lebih Pilih Rubah Api untuk Menyerang

Dedemit maya ternyata memiliki hitung-hitungan tersendiri dalam memilih browser ketika digunakan untuk melancarkan serangan. Ada sejumlah pertimbangan khusus yang menyertainya.

Nah, dari sekian banyak browser yang bertebaran di internet, ternyata si rubah api alias Firefox menjadi browser yang paling disukai para peretas.

Dalam sebuah penelitian terungkap bahwa ada sekitar 46 persen hacker yang memanfaatkan Firefox. Sementara secara mengejutkan, Opera menyodok di tempat kedua dengan meraih 26 persen.

Tentu saja dipilihnya Firefox sebagai 'senjata' para hacker ini bukan tanpa sebab. Terlebih oleh mereka yang menjadi aktor utama atas berbagai kegaduhan yang terjadi di dunia maya.

Rik Ferguson, konsultan keamanan senior Trend Micro mengatakan, para hacker ini sengaja menggunakan browser yang tidak pasaran alias pangsa pasarnya tidak terlalu besar. Hal itu untuk mencegah mereka jadi korban serangan sesama hacker.

"Mereka memang suka tidak memiliki sikap kompromi antar sesama," Pun demikian, lanjut Ferguson, bukan berarti Firefox dan Opera lebih aman ketimbang browser besutan Microsoft, Internet Explorer atau browser lainnya. "Hanya saja mereka memiliki footprint yang lebih kecil dan tidak terlalu menarik perhatian dari penyebar program jahat," tegasnya.

Sumber : Detikinet.com





Kamis, 06 Agustus 2009

'Lenyapkan' File, Apple Coba Bungkam Konsumen

Bagaimana jadinya bila menjumpai komputer Anda tak sengaja 'kemasukan' file rahasia milik orang lain yang tidak Anda kenal sedang file Anda sendiri tak jelas di mana? Inilah yang dialami oleh seorang pria dari Portland bernama Vern Smith.

'Kecelakaan' tersebut terjadi saat ia membawa komputernya untuk diperbaiki di mall Washington Square, tepatnya di Apple Store. Saat dibawa pulang, komputernya memang sudah bisa beroperasi normal, namun yang membuat ia kaget ialah adanya file-file yang bukan miliknya.

Setelah dilihat, ternyata file tersebut adalah milik seorang profesional di area yang sama. Dan parahnya, file-file itu bersifat rahasia karena berisi informasi tentang klien si empunya.

Rupanya sang teknisi di Apple telah membuat kesalahan memasukkan data yang bukan seharusnya ada di hard disk konsumen. Lantas apakah file milik Smith masih utuh di komputer miliknya? Ternyata tidak juga, file milik Smith yang seharusnya ada di hard disknya, malah menghilang entah di mana.

"Data-dataku telah hilang entah di mana dan aku tak tahu jatuh di tangan siapa karena aku telah kehilangan kontrol sepenuhnya tentang itu," ujar Smith Kamis (6/8/2009).

Pihak Apple sendiri tidak mau berkomentar mengenai hal ini. Mereka malah terkesan ingin menutup kasus tersebut. Sejumlah uang disodorkan Apple pada Smith agar tidak membiarkan kasus ini berlarut-larut.

Lebih daripada itu, Smith mengaku ia juga diminta untuk menandatangani form yang menyatakan ia tidak akan berkomentar terhadap kasus 'kecelakaan' yang dihadapinya, namun Smith menolaknya.

Sumber : detik.com





Sabtu, 21 Maret 2009

Trojan Ganas serang MAC & Photoshop CS4

Ribuan pengguna aplikasi MAC iWork 09 atau Photoshop CS4 bajakan kemungkinan telah terinfeksi Trojan ganas..!!.

Intego, perusahaan keamanan untuk MAC mengatakan bahwa Trojan ganas yang dinamakan OSX.Trojan.iServices.A terdapat di aplikasi Apple iWork 09 versi bajakan yang telah menyebar melalui jaringan bitTorrent.

Sebuah paket tambahan yang tidak terdapat pada versi retail iWork yang disebut iWorkService.pkg diinstal sebagai sebuah item startup dengan kemampuan read/write/execute yang terdapat di iWork versi bajakan.

Menurut intego,software versi bajakan ini terkoneksi dengan sebuah remote server untuk memberitau kepada pembuatnya bahwa Trojan telah diinstal pada komputer korban. Intego mengingatkan bahwa infeksi Trojan ini sangat berbahaya. Trojan secara otomatis men-download sebuah kode yang dapat berjalan tanpa diketahui yang kemudian dapat digunakan untuk memfasilitasi serangan DDoS pada situs tertentu.

Intego juga menemukan sebuah varian baru dari Trojan yang sama yang disebut OSX.Trojan.iServiceB yang dapat ditemukan di versi bajakan Adobe Photoshop CS4. Installer ini menginfeksi sistem bukan dengan cara menginstal paket tambahan, tapi dengan sebuah aplikasi keygen. keygen ini mengekstrak data dan menginstall sebuah backdoor ke /var/temp/. Jika pengguna menjalankan aplikasi crack lagi, sebuah executable denga nama acak diciptakan, membuat Trojan ini sulit debersihkan.






Rabu, 09 April 2008

Teknik Salami

Teknik Salami merupakan metode pengambilan sebagian kecil tanpa terlihat secara keseluruhan. Sebagai contoh adalah sistem tabungan di bank untuk mengurangi secara acak beberapa ratus rekening sejumlah 25 rupiah kemudian mentransfernya secara sah melalui metode normal. Biasanya metode ini diterapkan untuk perhitungan bunga dengan cara pembulatan ke bawah. Misalnya nilai bunga 175 rupiah akan dicatat 150 rupiah. Selisih 25 rupiah inilah yang akan ditransfer ke rekening tertentu. Kecil memang tetapi bila jumlah rekening banyak dan dilakukan beberapa tahun nilainya akan besar.




Kebocoran data

Kebocoran data merupakan metode pencurian atau pengambilan data secara tidak sah. Teknik yang digunakan mulai dari yang sederhana seperti mengambil data dengan media penyimpanan atau dengan teknik khusus seperti mencari kelemahan dalam sistem keamanan komputer baru mengambil data yang diperlukan. Sebenarnya masih banyak metode-metode kejahatan komputer yang lebih canggih. Metode-metode di atas adalah gambaran sebagian metode yang cukup sering digunakan.







Virus Trojan horse

Trojan horse merupakan penempatan kode program secara tersembunyi pada suatu program komputer. Metode ini paling lazim digunakan untuk sabotase. Trojan horse yang terkenal yaitu program macintosh yang disebut sexy lady. Program ini pada layar komputer menampilkan gambar-gambar erotis. Sepertinya tidak berbahaya. Namun, pada kenyataannya program tersebut merusak data pada komputer. Serupa dengan trojan horse adalah program virus.



MODUS OPERANDI

Unauthorized Access to Computer System and Service
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.
Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah
Data Forgery
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi "salah ketik“ yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.




Sabtu, 05 April 2008

Kejahatan Transnasional versi Mabes Polri

Kejahatan Transnasional versi Mabes Polri

  • Terorisme;
  • Illicit drugs trafficking (perdagangan gelap narkoba);
  • Arm smuggling (penyelundupan senjata),
  • Money laundering (pencucian uang);
  • Trafficking in person (perdagangan perempuan dan anak);
  • Cyber Crime; dan
  • International Economic Crime





 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls