Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

10 Tahun Lagi, Google Adalah 'Dewa Lautan'

Jakarta - Saat ini Google sedang getol-getolnya menggarap pemetaan lautan hingga dasar-dasar samudera. Target sang raksasa internet dalam 10 tahun ke depan adalah ingin menjadi bak 'Poseidon', sang dewa lautan.

Dalam mitologi Yunani, Poseidon dikenal sebagai dewa penguasa laut. Nah, ambisi inilah yang telah dicanangkan Google. Hanya saja, mereka lebih bermain dari sisi pemetaan wilayah laut.

"Misi kita dalam 10 tahun ke depan adalah memetakan lautan di seluruh dunia," tegas Michael Jones, Chief Technology Advocate Google, dalam diskusi bersama @america, Senin (23/5/2011) malam.

Saat ini Google Ocean -- yang merupakan bagian dari Google Earth -- sudah bisa digunakan untuk melihat isi kedalaman samudera. Dalam presentasinya, Jones mencontohkan bahwa gunung-gunung berapi yang banyak tersimpan di dasar samudera di Indonesia sudah bisa dipetakan Google, dari sisi kedalaman, luas, diameter, ataupun tingginya.

"Anda kini bahkan bisa 'menyelam' di dalam lautan dan melihat kontur di dalamnya. Tentunya ini akan sangat indah di perairan Indonesia," imbuhnya.

Tak hanya itu, Google juga membuka kesempatan untuk melihat jalur kapal yang lalu lalang tiap harinya antar negara. Dengan data yang terus diupdate dari satelit Google, pengguna bakal bisa melihat jalur kapal di seluruh dunia.

"Dengan mengamati itu (jalur transportasi kapal-red) tiap bulan, kita bisa menganalisis jalur perdagangan antar pelabuhan atau antar negara normal atau tidak. Sehingga bila terjadi keanehan bisa ditindaklanjuti," tambahnya.

Jones melanjutkan data-data tersebut bakal terus terupdate dan bisa langsung di-share. Tentunya hal ini penting bagi negara maritim seperti Indonesia.

"Kita cukup membuka Google Earth, klik titik merah, dan kita akan mengetahui detail kapalnya. Ini penting untuk menangani kapal-kapal ilegal di Indonesia," tutupnya.

Sumber : detikinet.com





Minggu, 16 Agustus 2009

User Loyal Bikin Google Bekuk Microsoft-Yahoo

Upaya Microsoft dan Yahoo bersekutu di ranah mesin cari untuk mendongkel Google, tampaknya masih menemui jalan terjal. Ini terkait dominasi Google yang tak jua tergoyahkan. Hal ini ditunjang pula oleh loyalitas para penggunanya.

Riset terbaru dari comScore menunjukkan kalau pemakai Google melakukan pencarian dua kali lebih banyak dibanding pengguna Microsoft atau Yahoo. Tepatnya, pengguna Google rata-rata melakukan sekitar 55 pencarian per bulan.

Sedangkan pengguna Yahoo melakukan 25 pencarian per bulan. Berada di urutan terakhir adalah penggemar mesin cari Microsoft yang hanya melakukan 14 pencarian tiap bulannya.

Loyalitas pengguna Google semakin nampak karena mereka melakukan 70 persen pencarian internet hanya di Google saja. Sedangkan pengguna Yahoo dan Microsoft biasanya 'selingkuh' dengan turut melakukan pencarian di Google.

Di Amerika Serikat, Google menguasai 65 persen pangsa pasar mesin cari di bulan Juni. Sedangkan kombinasi Microsoft dan Yahoo mencapai 28 persen.

Sumber : detikinet.com





Rabu, 12 Agustus 2009

Google Siapkan Mesin Pencari Generasi Baru

Google diam-diam tengah bersiap meluncurkan perubahan baru pada mesin pencarinya. Nampaknya, kehadiran mesin pencari Bing dari Microsoft membuat search engine mereka perlu melakukan beberapa perbaikan.

Perusahaan asal Amerika Serikat ini telah merilis preview dari mesin pencarinya yang telah diperbaiki lewat blog Google Webmaster Central Blog.

"Dalam beberapa bulan terakhir, tim besar dari Google bekerja dalam sebuah proyek rahasia, yakni sebuah arsitektur generasi baru dalam pencarian web Google," demikian postingan artikel dalam blog itu.

Pembenahan dilakukan dalam berbagai dimensi seperti kecepatan pengindeksan, akurasi maupun kelengkapan hasil pencarian. Google mengemukakan pengubahan itu masih belum bisa dilihat kebanyakan user, namun akan mengubah daftar hasil pencarian.

Dalam sebuah tes yang dilakukan blog teknologi Mashable, mesin pencari baru Google ini terbukti lebih cepat dan menampilkan sejumkah perbedaan saat menampilkan hasil pencarian ketimbang versi sebelumnya.

"Meski Anda belum akan melihat sejumlah perbedaan, ini benar-benar sebuah upgrade komplet Google. Tak hanya cepat namun dalam tes kami juga terasa lebih mampu memproduksi hasil pencarian real-time,"

Tampilan hasil real-time ini barangkali terinspirasi dari Twiter Search yang bisa langsung menampilkan apa yang dibicarakan user। Sedangkan di Google, seringkali dibutuhkan waktu lama untuk sebuah laman situs agar bisa muncul, tergantung popularitasnya.

Sumber : detikinet.com





Sabtu, 21 Maret 2009

Engine baru OPERA saingi CHROME dan FIREFOX

Versi mendatang Opera sepertinya akan lebih cepat dua setengah kali daripada versi Opera yang ada sekarang. Kecepatan lebih Opera dapat diraih karena Carakan, sebuah ECMAScript/java Script yang sedang dikembangkan untuk browser internet ini, Carakan meninggalkan jauh Opera 10 Alpha Presto 2.2.

Tujuan carakan untuk menjadi engine browser tercepat yang ada di pasaran. Terlepas tujuan Opera yang sepertinya sangat sulit diwujudkan dimana Google dan Mozila juga mempunyai tujuan akhir sama untuk Chrome dan FireFox.

Dengan menggunakan reguler cross-platform switch dispatch (tanpa kode native yang di-generate) Carakan akan lebih cepat dua setengah kali pada benchmark sunSpider, lebih cepat dari engine ECMAScript pada presto 2.2 yang digunakan oleh Opera 10 Alpha. Walaupun native code generation pada Carakan belum siap untuk tes penuh, tapi pada saat tes individual bencmark menunjukan bahwa Carakan sudah kompatible dengan kecepatan 5 sampai 50 kali lebih cepat.

Lebih jauh lagi, Carakan tidaka akan mengendalikan bytecode execution yang lebih cepat, tapi Opera akan mengoprek engina akan mampu menggabungkan banyak program dan fungsi menjadi natif code. Sayangnya, Opera tidak terburu-buru mengimplementasikan Carakan EcmaScript/JavaScript engine, paling tidak Carakan akan digunakan setelah Opera 10.





Kamis, 05 Maret 2009

Google CHROME 2.0 PRE-BETA

Perang browser internet semakin gencar dan pemain baru seperti CHROME akan menjadi batu sandungan, Khususnya untuk IE dan Firefox.

Lupakan Google CHROME Build 1.0.154.36, karena telah hadir versi 2.0.156.1 pre-Beta dan dapat di download. setelah 100 hari diperkenalkannya beta pertama, pada pertengahan desember 2008, Google merilis RTW (Release To Web) Google CHROME versi 1.0.

Beberapa bulan kemudian, Google merilis Google CHROME 2.0 pre-Beta Build 156.1. Google CHROME 2.0 Pre-Beta hadir dengan versi webkit engine terbaru yang merupakan revisi dari 39410 webkit. Sebagai tambahan dari engine rendering terbaru, Google CHROME 2.0 Pre-Beta juga memungkinkan pengguna memanfaatkan fitur baru, seperti form autocomplete, full-page zoom, dan auto scroll.

Dengan hadirnya Google CHROME 2.0 Pre-Beta, Google juga telah meng-update engine V8 javascript ke versi 0.4.6.0 (sebelumnya 0.3.9.3) dragged tabs (ketika anda meng-drag sebuah tab ke posisi tertentu pada monitor, icon docking akan muncul), serta mampu meng-import book-mark dari Google Bookmarks.

Google CHROME 2.0 Pre-Beta memperkenalkan sebuah implementasi baru SafeBrowsing, Kode jaringan baru yang mengimplementasikan jaringan protokol HTTP sendiri, dukungan penggunaan script experimental dan modus browsing HTTPS.

Download Google Chrome sekarang





Selasa, 03 Maret 2009

Google CHROME kejar MAC dan LINUX

Pengguna MAC dan LINUX sudah tidak sabar ingin mencicipi browser Internet Google Chrome, dan sepertinya mereka harus lebih bersabar karena Chrome tidak akan hadir sebelum pertengahan 2009.

Versi Test browser Chrome yang dinamakan "TestShell" telah tersedia untuk platform MAC dan LINUX, tapi saat ini fungsinya masih minimal.

Para pengembang Chromium mendeskripsikannya sebagai "single-process test herness" untuk para pengembang browser, membuat para pengembang dapat men-debug dan menguji coba halaman render browser ke arsitektur sandbox yang terkenal, tapi sulit di-debug.

Sampai saat ini Chrome versi render MAC dan LINUX telah berhasil melewati 90% test layout webkit.

Selain itu,Chrome untuk windows juga sudah mencapai versi 2.0 build Alpha dengan berbagai fitur baru seperti autocomplete dan user profile untuk bersaing dengan Firefox, Opera, dan Internet Explorer.

Lebih jauh lagi, Chrome 2.0 Alpha mendukung "user scripts" mirip dengan plugin Greaemonkey untukFirefox yang gunanya agar pengguna dapat menjalankan kode kostumasi javascript, memungkinkan modifikasi untuk hampir tiap situs di Internet.

Download Google Chrome Sekarang





 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls