Tampilkan postingan dengan label Open Source. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Open Source. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Agustus 2009

Futebol, Game Sepakbola Ala World of Warcraft

Game sepakbola online dengan gaya World of Warcraft telah dikembangkan. Pemain bisa menghidupkan mimpinya sebagai bintang sepakbola terkenal.

Jangan membayangkan sihir, monster atau senjata tajam bernama aneh dulu. Kesamaan game ini dengan World of Warcraft adalah keduanya sama-sama berjenis Massively Multiplayer Online Role Playing Games (MMORPG).

Dalam game bertajuk Futebol ini pemain bisa membentuk seorang karakter atlet sepakbola. Seperti dikutip detikINET dari keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (22/8/2009), game ini akan tersedia untuk dimainkan secara gratis.

Futebol mulai tersedia di Inggris dan Jerman pada akhir 2009. Rencananya, beberapa negara lain di Eropa akan menyusul pada 2010.

Sebuah pertandingan sepakbola dalam Futebol bisa dimainkan hingga 22 pemain sekaligus. Setiap pemain mengendalikan satu karakter, layaknya bermain sepakbola bersama teman-teman.

Tentunya, tak jauh berbeda dengan World of Warcraft, pemain akan memperoleh Experience Points dalam setiap pertandingan. Kemampuan pemain pun bisa ditingkatkan seiring pengalamannya bertambah.

Di luar lapangan pertandingan, pemain bisa menjelajahi sebuah kota tiga dimensi yang cukup luas. Lengkap dengan NPC (Non Player Characters), toko untuk meng-upgrade penampilan dan mini game.

Sumber : detikinet.com





Kamis, 06 Agustus 2009

Lewat Game, Tuna Netra pun Bisa Bermain Ping-Pong

Tim di balik Game Nusantara Online telah mengembangkan sebuah game tenis meja. Uniknya, fitur suara dalam game ini membuatnya mampu dimainkan oleh tuna netra.Game tersebut bernama @Pong (dibaca: A-Pong alias Accessible Pong). @Pong dikembangkan oleh tim Telegraph dengan memanfaatkan engine Angel-Lite dari Sangkuriang dan bekerjasama dengan tim Kementerian Riset dan Teknologi.

Telegraph dan Sangkuriang merupakan tim di balik pengembangan game Nusantara Online. Dalam pengembangannya Nusantara Online menggunakan engine Angel, versi yang lebih lengkap dari Angel-Lite yang digunakan @Pong.Managing Director Nusantara Online, Heru Nugroho,mengungkapkan game @Pong telah diujicoba dengan Yayasan Mitra Netra. Rencananya, ujar Heru, game itu akan diresmikan pada 7 Agustus 2009 dalam gelaran Ritech Expo 2009.

@Pong merupakan sebuah permainan tenis meja yang dirancang untuk bisa dimainkan oleh tuna netra. Meski demikian, game ini tetap memiliki tampilan grafis sehingga non-tuna netra pun bisa ikut bermain.Untuk memudahkan tuna netra dalam bermain, setiap perintah dalam game ini diwakili juga dalam bentuk suara. Saat bermain, suara pun akan muncul untuk mengindikasikan di mana letak bola.

Suara 'tok' saat bola dipukul dan suara 'whuuush' seperti angin dapat digunakan untuk menduga lokasi bola tanpa melihat layar. Game ini juga memiliki kemampuan online sehingga bisa dimainkan melalui jaringan lokal ataupun internet.

sumber : detik.com





Sabtu, 01 Agustus 2009

Tembus 1M, Firefox Bikin Mozilla Bangga

Washington - Web browser Firefox akhirnya berhasil menembus angka pengunduhan (download) sebanyak satu miliar kali. Sang empunya layanan, Mozilla, tentu sangat bangga dengan hal ini.

Jelas saja Mozilla bangga. Angka pengunduhan yang fantastis itu berhasil mereka gapai tanpa harus memaksa pengguna Firefox--yang kini jumlahnya mencapai 300 juta--untuk melakukan update otomatis.

"Ini berarti pelanggan benar-benar menginginkan Firefox menjadi browser mereka," lansir Mozilla Foundation.Mozilla sendiri belum lama ini merilis versi terbaru Firefox 3.5, yang diklaim dua kali lebih cepat dibandingkan Firefox 3 dan sepuluh kali lebih cepat dari Firefox 2.

Kehadiran Firefox sudah pasti mengganggu hegemoni Internet Explorer milik Microsoft, yang pangsa pasarnya diperkirakan masih terbesar. Mozilla dengan Firefox-nya, berdasarkan riset Net Applications, bercokol di belakang Microsoft dengan penguasaan pasar 22%.Sementara, Microsoft sendiri masih memimpin pasar dengan perkiraan pangsa 65%. Di belakang Firefox, browser lain yang juga banyak digunakan untuk mengakses situs internet adalah Safari milik Apple (8%), dan Chrome besutan Google (2%).

Sumber : detik.com





Rabu, 22 Juli 2009

60 Pemkot Impikan Open Source

Pesona software Open Source sudah mulai menggaet institusi pemerintah di daerah. Lebih dari 60 Pemerintah Kota (Pemkot) misalnya, mulai kasak-kusuk mencari informasi atau sekadar konsultasi terkait software bersistem terbuka itu ke Kementerian Negara Riset dan Teknologi.

Menurut Kemal Prihatman, Asdep. Urusan Pengembangan dan Pemanfaatan TI Kemenristek, geliat ini rupanya muncul pasca edaran surat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Meneg PAN) yang menghimbau institusi pemerintah untuk be legal dengan diprioritaskan menggunakan software Open Source untuk kegiatan operasionalnya.

Tak tanggung-tanggung, Pemkot yang berminat mulai dari yang berlokasi di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Maluku. "Bahkan yang di Maluku khusus datang ke kita untuk mencari tahu bagaimana caranya untuk hijrah ke Open Source dan minta pelatihan," jelasnya kepada beberapa wartawan di sela Seminar Nasional Pemanfaatan Open Source (POSS) dan IGOS Centre Success Story di Gedung BPPT, Rabu (22/7/2009).

Hal itu, menurut Kemal, sebagai sesuatu yang lumrah. Pasalnya, ketersediaan pelatihan dan informasi terkait Open Source di daerah-daerah masih kurang.

Kemenristek sendiri bersama Depkominfo, dikatakan Kemal, siap sedia untuk membantu institusi mana pun untuk lebih mengenal Open Source. Mulai dari menyiapkan sarana konsultasi, sharing tentang strategi bisnis, serta penyediaan infrastruktur dari Pusat Open Source Software (POSS) dan IGOS Centre.

Idwan Suhardi, Deputi Bidang Pendayagunaan & Pemasyarakatan Iptek Ristek menambahkan, di tiap daerah biasanya memiliki beragam tantangan untuk memasyarakatkan Open Source. Namun dengan pengalaman, Indonesia memiliki best practice untuk menjawab hambatan tersebut.

"Makanya dengan adanya acara ini, yang mendatangkan pembicara dari daerah yang sudah sukses menggunakan Open Source seperti Jembrana, Tegal dan Kebumen, kita bisa sharing pengalaman," pungkasnya.

sumber : detik.com





Senin, 08 Juni 2009

Kelompok Lomba kategori INAICTA 2009

kategori lomba animasi with linux

1. Erry Nadianto Setiawan
2. Muhammad Haddad
3. Himawan Pramono
4. Achmad Fauzi
5. Achmad Syahbana
6. Firman Muntako







 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls